Kamis, Desember 04, 2025

 

shade

PERTEMUAN RUTIN SARASEHAN INTERAKTIF (PERISAI) BADILUM KE-12

Selasa, tanggal 2 Desember 2025 Ketua Pengadilan Bersama dengan Hakim dan tenaga teknis peradilan mengikuti pertemuan rutin dan sarasehan Interaktif Badan Peradilan Umum (Perisai Badilum) Episode ke-12 secara daring melalui aplikasi zoom. Pada pertemuan perisai badilum ini mengangkat topik Tinjauan Pembaharuan KUHAP : "Das Sollen Peran Pengadilan Dalam Sistem Peradilan Pidana".

Selengkapnya...

HARI JADI KOTA PADANG PANJANG KE-235

Dalam rangka memperingati hari jadi Kota Padang Panjang ke-235 Tahun, Ketua Pengadilan Negeri Padang Panjang Ibu Petra Jeanny .S, S.H.,M.H. menghadiri Rapat paripurna DPRD dalam Rangka peringatan Hari Jadi Kota Padang Panjang ke-235 Tahun 2025 (senin, 1/12/2025)

Selengkapnya...

KETUA PENGADILAN DAN HAKIM MENGHADIRI KEGIATAN PENANDATANGANAN PERJANJIAN KERJASAMA (PKS) ANTARA IKAHI DAN BANK SYARIAH INDONESIA SERTA SOSIALISASI “KEPEMILIKAN GRIYA/HUNIAN HAKIM” SECARA DARING (ONLINE)

Ketua Pengadilan dan Hakim Pengadilan Negeri Padang Panjang menghadiri kegiatan penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) antara PP IKAHI dan Bank Syariah Indonesia serta sosialisasi “kepemilikan griya/hunian hakim” secara daring (online). Melalui perjanjian Kerjasama ini diharapkan agar setiap anggota IKAHI di seluruh Indonesia dapat menikmati berbagai manfaat dan benefit dalam hal kemudahan kepemilikan rumah/hunian, antara lain: Margin Khusus Bagi hakim (kompetitif), kemudahan administrasi, free biaya-biaya tertentu, tenor (jangka waktu) yang fleksibel dan lainnya.

Selengkapnya...

SOSIALISASI PEMBARUAN APLIKASI SIPP TINGGKAT PERTAMA VERSI 6.0.1. SECARA DARING

Pengadilan Negeri Padang Panjang mengikuti Sosialisasi Pembaruan Aplikasi SIPP Tingkat Pertama Versi 6.0.1. secara daring di Media Center. kegiatan ini dihadiri oleh Ketua, Hakim, Panitera, dan Bagian IT Pengadilan Negeri Padang Panjang. update terbaru dari aplikasi ini berupa fitur Smart Majelis, fitur ini merupakan aplikasi yang dikembangkan Mahkamah agung RI berbasis kecerdasan buatan yang digunakan untuk memilih majelis hakim secara otomatis berdasarkan kualifikasi, kompetensi, serta beban kerja hakim. Inisiatif ini hadir sebagai solusi terhadap tantangan dalam sistem konvensional yang selama ini dinilai rentan terhadap intervensi subjektif, kurangnya transparansi, serta ketimpangan distribusi Perkara.

Selengkapnya...